Pengalaman Tes Seleksi Program ODP di Bank BTN

Sudah lama kita tidak bercerita tentang dunia pengalaman kerja di situs bhutannica.org. Kami akan bahas lebih lengkap tentang pengalaman seleksi ODP di Bank BTN. Pasti Anda tahu alasan daftar di bank BTN (Bank Tabungan Negara), tentunya suatu kebanggan apabila bisa bergabung bersama Bank BTN (Bank Tabungan Negara). Sebagai perusahaan perbankan yang mempunyai  peran penting untuk pergerakan ekonomi di Indonesia.

Tentang program penerimaan jalur ODP di Bank BTN, ada beberapa penerimaan jalur ODP seperti halnya penerimaan ODP IT di Bank BTN. Lalu apa arti dari ODP itu sendiri? ODP adalah salah satu program dari Bank BTN untuk mencari kandidat pegawai pada level officer lewat program karir yang dipersiapkan menjadi generasi penerus pemimpin masa depan di Bank BTN. ODP adalah kepanjangan dari Officer Development Program, hampir sama seperti MT (Management Trainee) hanya saja untuk ODP (Officer Development Program) masih di tahap officer yang nantinya bisa menjadi generasi penurus pemimpin Bank BTN.

Dalam proses seleksi rekrutmen ODP IT di Bank BTN memiliki beberapa seleksi yang harus dilalui, antara lain:

  1. Wawancara Awal
  2. Tes Potensi Akademik
  3. Tes TOEFL
  4. Tes Psikologi
  5. Wawancara Psikolog
  6. LGD
  7. Tes Kesehatan
  8. Presentasi Akhir dan Wawancara BOD
  9. Tahap Final : Pengarahan Akhir

Beberapa jurusan yang bisa mendaftar ODP IT Bank BTN antara lain, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, Teknik Komputer, Teknik Informatika, Teknologi Informasi, Sistem Komputer, Sains (Matematika, Fisika), Statistik, Teknik Elektro, Teknik Mesin, dan Teknik Fisika.

Selain itu kualifikasi penerimaan ODP IT Bank BTN antara lain:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Laki-laki dan Perempuan
  3. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masih ada ikatan kerja 1 tahun
  4. Usia maksimal 26 tahun (Belum berulang tahun ke-27 tahun saat proses seleksi berlangsung)
  5. Pendidikan S1 dari PTN/PTS terkemuka dan memiliki reputasi baik.
  6. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,8 skala 4,00
  7. Tinggi badan 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk  perempuan
  8. Berat badan proposional dan berpenampilan menarik
  9. Bersedia menjalin ikatan dinas selama 5 tahun
  10. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan pegawai Bank BTN (Ayah/Ibu/Anak/Adik/Kakak)

Berikut pengalaman lebih lengkap tentang perjalanan mengikuti seleksi ODP IT di Bank BTN.

1. Wawancara Awal

Setelah Anda melakuakn pendaftaran online melalui situs rekrutmen Bank BTN, maka tahapan selanjutnya adalah wawancara awal. Untuk posisi ODP IT BTN tidak hanya di satu daerah namun beberapa daerah juga membuka pendaftaran ODP IT BTN.

Tahapan ini mungkin masih mudah, akan tetapai Anda juga perlu memperhatikan beberapa instruksi yang harus Anda ikuti, karena tahapan ini sebagai penentu apakah Anda layak atau tidak untuk bergabung di Bank BTN.

TIPS: Pastikan Anda tidak terlambat saat mengikuti Wawancara, sebelum mengikuti proses seleksi wawancara ODP di Bank BTN alangkah baiknya persiapkan salam pembuka seperti perkenalan pribadi Anda dalam Bahasa Inggris, usahakan tetap tenang, percaya diri, dan selalu senyum.

2. Tes Potensi Akademik

Tahapan ini merupakan tahapan yang membutuhkan waktu lama usahakan Anda menyediakan waktu kurang lebih 2,5 jam untuk Tes Potensi Akademik (TPA). TPA ini berisi terkait soal-soal seperti Soal Bappenas maupun soal TPA CPNS.

Adapun jenis-jenis soal-soal yang akan dikerjakan antara lain: tes verbal (sinonim, antonim, silogisme, artikel, dan lain-lain), Numerik/Aritmatik (deret angka, pola, soal cerita, penalaran, matematika dasar, dan lain-lain) dan Gambar (pola gambar, bangun ruang, dan lain-lain)

TIPS: Perbanyak latihan soal TPA yang bertipe hafalan bangun, deret, keterkaitan kata, analogi, silogisme, missing picture, ketelitian angka, dan kesimpulan. Sebelum melakukan pengerjaan Tes Potensi Akademik (TPA) usahakan istirahat yang cukup dan sarapan terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal Tes Potensi Akademik Bank BTN. Usahakan jangan ada yang kososng jawaban Anda, kerjakan semampu Anda, jangan fokus pada soal yang membutuhkan waktu yang lama untuk mengerjakan, jika Anda tidak bisa mengerjakan soal tersebut alangkah baiknya mengerjakan soal berikutnya, kemudian selesaikan kembali jika masih ada waktu.

3. Tes Bahasa Inggris

Pada tahapan selanjutnya adalah tes kemampuan bahasa inggris tes ini hampir mirip seperti tes TOEFL proses pengerjaannya membutuhkan waktu kurang lebih selam 2 jam, sehingga Anda harus mempersiapkan dengan baik dan membutuhkan tubuh yang fit dan stamina yang kuat.

Jika Anda terbiasa mengerjakan tes TOEFL mungkin untuk proses seleksi ini bisa membantu Anda dalam mengerjakan tes bahasa inggris. Beberapa bagian soal  tes bahasa inggris mirip seperti tes TOEFL, seperti Listening Comprenhension, Written Expression, Reading Comprehension, dan Grammar Structure. Untuk hasil tes ini Anda tidak bisa melihat secara langsung skor yang Anda dapatkan, sehingga Anda tidak bisa menebak hasil dan batas minimal nilai yang bisa lolos ke tahap berikutnya.

TIPS: Pastikan Anda memiliki stamina yang kuat untuk mengerjakan soal ini dan sarapan terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal. Seringlah berlatih soal TOEFL, perbanyak membaca soal bahasa inggris, jika perlu mungkin bisa ikut tes TOEFL sebelum tes seleksi diselenggarakan.

4. Tes Psikologi

Tahapan selanjutnya setelah tes bahasa inggris yaitu tes psikologi, seperti yang Anda ketahui tes psikologi ini butuh waktu yang lama bahkan tesnya bisa berlangsung selama 4-5 jam non-stop. Tahapan ini terdiri dari beberapa bagian soal seperti verbal, gambar, numerik, tes kepribadian, tes koran, essay, tes untuk menggabar bentuk tertentu, bahkan masih banyak lagi.

TIPS: Kerjakan sesuai dengan kepribadian Anda, serta biasakan Anda mengerjakan soal-soal psikotest. Sebelum mengerjakan soal pastikan anda memiliki tubuh yang sehat serta mampu untuk mengerjakan soal tersebut dan sarapan terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal tersebut.

5. Wawancara Psikolog

Pada tahapan ini Anda akan berhadapan langsung dengan psikolog, dimana tahapan wawancara psikologi ini melihat kepribadian dan komitmen Anda digali secara mendalam, mungkin setiap orang akan berbeda soal yang akan ditanya sesuai dengan jawaban Anda.

Umumnya yang ditanyakan seputar pribadi Anda, pengalaman kerja, pengalaman organisasi, pengalaman kerja, target hidup, kekurangan dan kelebihan Anda, cara mengatasi konflik, cara mengisi waktu luang, studi kasus, dan sebagainya.

TIPS: Pada tahapan ini dapat dipelajari karena setiap orang memiliki kunci maupun rumus masing-masing untuk lolos tahapan wawancara. Rumus tersebut berdasarkan pengalaman saat Anda wawancara sebeleumnya. Pada tahapan wawancara tidak ada jawaban salah maupun jawaban benar jadi pastikan Anda menjawab sesuai dengan pribadi Anda.

6. Leaderless Group Disccussion (LGD)

Pada tahapan LGD (Leaderless Group Disccusion) semua peserta  akan dibagi menjadi beberapa kelompok setiap kelompok bisa mencapai 6-8 orang. Pada LGD nantinya akan diberi isu khusus yang dibahas setiap kelompok serta mencari solusi dari isu tersebut.

LGD ini tidak memiliki moderator yang harus diikuti, oleh karena itu setiap peserta memiliki kesempatan yang sama dalam mengutarakan pendapat maupun ide dari solusi permasalah tersebut.

TIPS:

  1. Sampaikan pendapat Anda dengan sopan, jika Anda kurang setuju dengan solusi yang disampaikan oleh orang lain, alangkah baiknya Anda mencoba menghargai pendapat tersebut.
  2. Jangan memotong lawan bicara saat orang lain sedang mengutarakan pendapat atau berbicara.
  3. Apabila pendapat Anda tidak diterima atau di tolak, usahakan jangan memaksakan pendapat Anda.
  4. Dalam LGD pastikan Anda memiliki pendapat sekreatif mungkin  disaat orang lain memiliki jawaban yang sama, sehingga Anda memiliki added value karena Anda memiliki pendapat yang berbeda tetapi masih berhubungan dengan topik yang sedang di bahas.
  5. Usahakan dalam melakukan pendapat jangan terlalu dominan dan juga jangan terlalu pasif. Yang terpenting adalah Anda menyampaikan pendapat Anda untuk mengatasi permasalahan tersebut.
  6. Dalam berpendapat usahakan penyampaian yang jelas dan to the point serta jangan bertele-tele.

7. Tes Kesehatan

Pada tahapan ini Anda akan diperiksa kondisi kesehatan Anda mulai dari tekanan darah, detak jantung, ronsen X-Ray, tes darah, urin, buta warna, minus mata, tes fisik, dan pemeriksaan bagian dokter umum.

TIPS: Sebelum melakukan tahapan tes kesehatan alangkah baiknya Anda melakukan Olahraga, minum susu, serta sayuran, dan buah-buahan, serta makanan yang mengandung banyak gizi, hindari makanan junkfood. Pastikaan saat melakukan Tes kesehatan dengan kondisi sehat, selain itu juga istirahat yang cukup, jangan bergadang dan jangan kecapekan.

8. Presentasi Akhir dan Wawancara BOD

Tahapan ini Anda harus mempersiapkan materi presentasi menggunakan power point. Untuk materi presentasi akan diinfokan melalui email. Presentasi ini hanya ada 2 interviewer dan 1 pemateri, tahapan presentasi ini dilakukan secara tertutup.

Jika Anda selesai melakukan sesi presentasi, selanjutnya yaitu wawancara BOD. Tahapan wawancara BOD ini memiliki pertanyaan mungkin setiap orang berbeda-beda, beberapa pertanyaan seperti seputar pribadi Anda, studi kasus, sampai seputar isu ekonomi, isu sosial, dan isu politik yang sedang hangat saat itu.

TIPS: Jawablah dengan jujur pertanyaan yang diajukan pewawancara, jika Anda tidak bisa menjawab maka jawablah tidak tahu, jangan memaksakan jawaban yang memang Anda tidak tahu, bagaimanapun juga pewawancara lebih paham. Kuasai profil Bank BTN minimal terkait dengan jurusan Anda. Jangan lupa istirahat yang cukup dan jangan lupa berdoa dan minta restu dari orang tua.

9. Tahap Final Pengarahan Akhir

Jika Anda pada tahapan ini berarti Anda suda di terima sebagai ODP di Bank BTN. Disini Anda akan dijelaskan terkait dengan alur pendidikan, training, syarat dan kentuntuan serta benefit, dan lainnya.

 

Mudah-mudahan pengalaman ini bisa memeberikan sedikit gambaran terkait seleksi ODP di Bank BTN (Bank Tabungan Negara). Begitulah kurang lebih pengalaman tes seleksi ODP di Bank BTN. Jika ada pertanyaan tentang pengalaman seleksi lainnya atau Anda ingin menulis cerita Anda di Bhutannica.org, harap hubungi kami di info@bhutannica.org.

Informasi Lainnya

error: