Pengalaman Tes Seleksi di Bank BRI

  • 4 min read
  • Sep 28, 2021

Bhutannica.org – Pengalaman saya melamar CS BRI ketika masih diatur oleh vendor outsourcing. Tes seleksi pegawai BRI untuk posisi customer service dan teller adalah seleksi untuk pegawai kontrak. Tidak hanya posisi CS BRI, BRI juga  sediakan jalur lain pada proses seleksi pegawai yaitu lewat program PPS (Program Pengembangan Staf).

Tahap tes seleksi untuk posisi CS dan teller di BRI:

1. Walk in Interview

Perusahaan sekelas BRI tentu saja banyak peminatnya. Tes awal ini berisi perkenalan diri, pengalaman organisasi, pengalaman kerja dan lain-lain. Jika berhasil lolos tahapan ini, bisa saja siangnya langsung psikotest, atau keesokan harinya.

2. Psikotest

Tes dipisah menjadi beberapa tahapan, dan tes yang pertama adalah psikotest mengenai perbendaharaan kata, seperti cari kata dengan hubungan terdekat. Cari kata yang tidak ada hubungan dengan yang lain, dan jenis lain. soal pengetahuan umum khas psikotest misalnya: tinggi rata-rata anak umur sepuluh tahun, diameter uang recehan 500, jarak kota Jakarta-surabaya dan lain-lain.

Tipe soal psikotest yang kedua adalah soal angka/matematika. Simpel tetapi waktu yang diberi sangat singkat, range soalnya adalah cari rata-rata beberapa kumpulan angka, hitung peluang, selanjutnya hitung soal perbedaan contoh: bila 8 karyawan bisa menuntaskan pembangunan jalan selama tiga hari, berapa karyawan yang diperlukan untuk menyelesaikannya dalam satu hari. Ada pula masalah matematika mengenai rentan jarak angka (formula), contoh: 1,2,4,7,28,? Formulanya adalah +1, x2,+3, x4 jadi setelah itu +5 jadi jawabnya adalah 33.

Setelah itu jenis soal psikotest terkait benda 3 dimensi, seperti kubus atau balok yang di setiap sisinya, ada banyak gambar yang serupa tetapi ditempatkan berbeda, dan kita diminta pilih satu gambar yang lain. Selanjutnya ada gambar yang diminta meneruskan supaya sama, gambar contoh pertama adalah tanda panah, kedua panah yang dilingkari, ketiga ialah garis horizontal, jadi jawaban gambar keempat ialah horizontal dilingkari.

Tahap psikotest setelah itu menghafal. Kami diberi sebuah kertas yang berisi 5 kategori benda: bunga, perkakas, hewan, burung, seni. Masing-masing kategori itu terdiri dari 4 kata khusus, contoh bunga: tulip, mawar, anggrek, bougenvil. Begitupun kategori lain, yang keseluruhnya ada kata khusus sekitar 20 kata, dan awal hurufnya sama-sama berbeda. Contoh bunga: Tulip, mawar, anggrek, bogenvil = T,M,A,B begitupun kategori lain, berbeda semua sampai mencakup 20 huruf. Contoh soalnya: benda dengan awalan hurut T termasuk kelompok? A.Bunga B.Perkakas C.Hewan D.burung atau E.seni. begitu seterusnya sampai 20 soal. Waktu yang diberi untuk mengingat adalah 90 menit. TIPS: jangan coba menulisnya/curang sebab bisa diskualifikasi merugikan anda sendiri. Hafalkan saja awal huruf dari tiap-tiap kelompok.

Soal psikotest selanjutnya adalah soal angka Koran Pauli Kraepelin yang menjadi legenda. Arah dari tes ini untuk menghitung kecepatan, konsistensi dan ketahanan kerja kita. berdasarkan itu jadi hasil yang maksimum adalah hasil yang tinggi dan konstan, jangan sampai grafiknya naik turun dengan fluktuatif, upayakan stabil. TIPS: banyak latihan saat sebelum tes. Di saat kolom pertama anda bisa kerjakan 13 baris, jadi usahakan kolom kedua 13 baris, bila ada kolom yang sudah 13 maka pindahlah kolom selanjutnya walaupun belum dikasih tanda berpindah, atau dapat anda pakai untuk isi kolom awalnya yang belum sampai 13. tetapi ingat panduan ini cuman akan jalan bila tidak ketauan pengawas, hehe.

Variasi psikotest selanjutnya adalah soal kepribadian yang terdiri 266 butir soal. Tujuan khusus dari soal tipe ini untuk melihat apa kita stabil dalam menjawab soal. Sesudah beberapa kali ikuti psikotest, pada akhirnya saya mendapatkan titik kelemahan variasi psikotest satu ini . Jadi dari 266 butir soal itu kemungkinan dibagi jadi 40 kategori, atau tiap 7 soal jawabnya harus sejenis sesuai kategori yang ditanya. Contoh: bila soal no.1 anda menjawab “saya suka membentak rekan saya yang menentang saya”, jadi upayakan soal no.2 sampai 7 jawabnya adalah sejenis. Begitupun untuk soal 8-13 bila awalannya anda menjawab “lebih suka kerja sendirian” maka jawablah stabil semacam itu sampai kategori masalahnya ganti. Bila kategori selanjutnya 14-20 menanyakan kegemaran anda pada rekan kerja wanita dikantor anda, dan di 14 anda jawab “saya suka kencan dengan rekanan kerja wanita”, karena itu upayakan sampai soal 20 anda jawab dengan jawaban semacam seperti “saya suka sekali beberapa hal berbau seks”. Hehehe.

Dan jenis psikotest lainnya adalah tes menggambar. Ada 3 tahap menggambar ialah: melanjutkan 8 gambar, menggambar manusia dan kegiatannya, menggambar pohon berkayu. Tidak perlu bingung bagi yang tidak pintar menggambar, karena di sini tidak ujian seni, bukan indahnya yang dinilai, tapi kelengkapan yang anda gambar. Pada tes lengkapi gambar, saya kurang memahami pemakaiannya, tetapi anda diminta menomori gambar 8 itu dari yang pertama dikerjakan sampai yang akhir, dan diminta memberi 1 gambar paling disuka, dan 1 paling tak disuka. Tentunya psikolog punyai penilaian tertentu dengan itu, dan kebetulan ia tidak sempat sharing ke saya. Menggambar kedua ialah manusia dengan kegiatannya, gambar siapa saja bisa yang penting serupa manusia. Poin paling penting ialah kelengkapan bagian tubuh (lengkap, tidak terpotong) dan detailnya, seperti tangan ada jarinya. Dan gambar paling akhir ialah menggambar pohon, sama dengan yang dinilai kelengkapan dan detailnya misalnya: pohon harus ada tangkai utamanya, ada ranting, dahan, daun, akar, buah, dan memiliki bentuk logis.

3. Interview Kantor Cabang

Interview terkait ketertarikan, bakat, dan potensi diri. Saya saat itu diminta menyanyi haha. Jika lolos tahapan ini, maju ke interview Top management

4. Interview Top management (Final Interview)

Interview kali ini, saya bisa di BRI Kanwil Jawa tengah di Jl Teuku Umar Semarang. Di tahapan final interview ini, saat sebelum tes peserta diukur tinggi dan berat badan ukuran baju. Sang interviewer kali ini adalah petinggi yang berkepentingan, e.g kakanwil/wakakanwil/division head dan semacamnya. Mereka akan bertanya mengenai pengalaman kerja, tanggungjawabnya, alasan keluar, cara menuntaskan masalah dan lain-lain. Sekitar 1 jam.

5. MCU

Tes Kesehatan ini cukup mengerikan dan menggugurkan banyak peserta. Saat final Interview, peserta diminta menandatangani dengan materai pernyataan untuk mengikuti program PPS (Training+masa kontrak). Ada beberapa instrument yang di tes dalam MCU seleksi karyawan BRI ini, seperti tes mata, tes darah, tes jantung, dan lain-lain.