Aplikasi Triller muncul, bisa jadi pesaing TikTok

  • 2 min read
  • Aug 18, 2020

Banyak pihak menanyakan atau mulai mencari tahu perbedaan dari aplikasi Triller dengan TikTok. Aplikasi Triller ini mempunyai banyak kesamaan, seperti dikutip oleh independent.co.uk, Selasa (18/7/2020), bahwa Triller dapat merekam tarian maupun konten yang berhubungan dengan musik, memungkinkan pengguna dapat mengabadikan momen unik di aplikasi Triller. Aplikasi yang dikembangkan melalui algoritma untuk menghubungkan musik, maupun dengan memecahkan lagu dan video berdasarkan perintahnya, sebelum menggabungkannya lagi.

Aplikasi Triller menjadi berkembang setelah ancaman Trump untukĀ  melarang TikTok untuk beroperasi di negaranya. Terdapat beberapa negara melarang TikTok seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, Brazil, Jerman, Prancis, dan Australia.

Image by Nitish Gupta from Pixabay

Untuk menghindari larangan operasi TikTok, salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dengan menjual ke perusahaan AS seperti Microsoft atau Twitter.

Video yang berdurasi sama dengan TikTok, Triller juga bisa menggunggah klip dengan durasi 15 detik, dan dapat diberi latar belakang musik. Triller juga sudah terintegrasi dengan beberapa aplikasi sosial media seperti Snapchat, bahkan Triller juga menambahkan bebera fitur yang mirip dengan aplikasi besutasn ByteDance Ltd, asal China. Para pengguna Triller pun berkomentar mengenai video yang dapat diunggah ke Aplikasi.

Seperti halnya pada video lainya, pengguna triller dapat berkolaborasi dengan pengguna triller lainnya, serta tak lupa aplikasi triller juga bisa menambahkan filter, tulisan maupun emoji. Hingga saat ini, aplikasi triller sudah mencapai 130 juta unduh secara global.

Siapa pemilik dari Aplikasi Triller?

Aplikasi ini sebelumnya dibeli pada Septemeber tahun lalu oleh Proxima Media, perusahaan tersebut dimiliki Ryan Kavanaugh, kemudian digabungkan dengan platform musik Mash Traxx.

Informasi yang dibutuhkan oleh Apikasi Triller?

Aplikasi Triller dapat terhubung dengan akun sosial media seperti Facebook, dan Twitter, sehingga memungkinkan untuk akses informasi melalui aplikasi Triller. Selain melalui akun sosial media, aplikasi Triller ini juga meminta data-data pribadi pengguna seperti nama, jenis kelamin, usia, tanggal lahir, nomor telepon, foto, alamat, username dan password.

Cara Aplikasi Triller menperoleh uang?

Oktober tahun lalu, terdapat tiga perusahaan yang mempunyai saham di Triller, yaitu Universal Music Corp, Sony Music Entertainment, serta Warner Music Group. Traget market dari Triller pun berkisar anatara usia 17-27 tahun, sebelumnya juga pemilik aplikasi Triller ini Kavanaugh bahwa pendapatkan Triller berasal dari kerjasama brand, sehingga aplikasi Triller tidak ada iklan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *