Term Sheet, Syarat Untuk Mendapatkan Funding Dari Investor

  • 2 min read
  • Jul 21, 2021

Bhutannica.org – Dalam membangun sebuah startup, pendanaan sebagai poin penting untuk kelancaran operasional. Oleh karena itu, Founder atau pendiri startup harus mencari funding untuk mendanai operasional startup itu mulai dari upah, pembelian peralatan, sampai sewa kantor. Sumber dari Funding bisa datang dari Venture Capital atau Angel investor.

Oleh karena itu, sebuah perjanjian tertulis antara founders dan investor sebagai poin penting. Perjanjian yang tidak mengikat mengenai persyaratan dan kondisi atas sebuah investasi yang akan dijalankan inilah yang disebut sebagai Term Sheet. Term Sheet adalah dokumen yang penting karena akan mengulas poin-poin penting seperti valuasi, dividen, dan hak voting. Secara mudah, Term Sheet adalah penjelasan mengenai apa yang startup akan berikan dan apa yang startup akan dapatkan dari investor.

Namun, berdasarkan data dari YCombinator (2019) rata-rata Founder tidak mengenal bentuk Term Sheet yang bagus karena tak pernah melihat sebelumnya. Hal ini mengakibatkan Founder berada di posisi yang tidak memberikan keuntungan karena Venture Capital dan Angel investor pastinya lebih familiar dan tahu apa yang mereka harapkan.

Contoh Template Term Sheet

Karena Term Sheet memiliki sifat tidak mengikat, perannya adalah sebagai referensi untuk kontrak yang sebenarnya apabila ada persyaratan atau kondisi yang kurang sesuai, baik untuk Founder atau investor, maka bisa di-negosiasikan lebih lanjut saat sebelum perjanjian kontrak sebenernya dibuat.

Ada beberapa hal penting yang perlu jadi perhatian oleh Founder dalam Term Sheet, yaitu:

Pre Money Valuation

Pre Money Valuation adalah valuasi nilai startup saat sebelum investasi masuk ke perusahaan. Pre Money Valuation akan dipakai untuk menentukan berapa persen saham yang investor akan peroleh setelah investasi dilakukan. Tentu saja ini adalah hal penting karena menyangkut tentang jumlah persentase kepemilikan startup tersebut.

Board Structure dan Hak Voting

Board Structure adalah struktur hierarki pada startup yang memiliki hak khusus dalam mengatur perizinan dan mengatur beberapa hal penting startup tersebut. Investor yang memiliki terlalu banyak kuasa atas startup bisa membatasi Founder saat lakukan perubahan. Tidak menutup kemungkinan di periode mendatang Founder bisa dikeluarkan atau diganti berdasarkan voting yang sudah dilakukan oleh Board Structure.

Berarti Founder harus bisa membatasi Board Structure dan hak voting yang dipunyai oleh investor supaya perusahaan bisa berjalan dengan kebebasan yang dimiliki Founder dan seimbang dalam pengawasan oleh investor.

Vesting

Vesting adalah proses untuk memperoleh hak kepemilikan saham dari startup tersebut. Umumnya, investor akan memberikan Vesting ke para Founder untuk mengikat dan tetap menjalankan startup tersebut sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Berarti Founder tidak bisa keluar dan jual saham yang dimilikinya bila masih dalam masa Vesting.

Tentu saja saat lakukan proses Term Sheet seharusnya Founder sewa pengacara yang sudah berpengalaman dalam hal tersebut dan menggali informasi atau saran ke Founder-Founder lain yang sudah lakukan Term Sheet.